AMANKAH KEJU UNTUK BAYI?

By |2017-08-24T02:56:02+00:00August 24th, 2017|blog|

Menurut The American Academy of Pediatrics (AAP), waktu yang tepat memberikan keju untuk bayi adalah setelah mereka dibiasakan mengonsumsi makanan padat, seperti sereal (khusus bayi), daging, sayuran dan buah-buahan, kemudian tidak ada alergi yang muncul. Bahkan bagi anak-anak yang keluarganya memiliki riwayat alergi terhadap makanan, dapat diberikan keju apabila sebelumnya telah mengonsumsi makanan padat tersebut dan tidak ada tanda-tanda alergi.

Jadi, kalau diperkirakan berdasarkan usianya, maka waktu yang tepat memberikan keju untuk bayi adalah sekitar usia 6 sampai 9 bulan. Untuk mencegah agar bayi tidak tersedak, sajikan keju dalam bentuk potongan-potongan kecil seukuran ujung jari bayi. Hal ini akan memudahkan mereka untuk mengunyah dan menelannya.

Merujuk pada the American Dietetic Association, keju dapat mulai diperkenalkan kepada bayi ketika telah selesai masa pemberian ASI eksklusif (6 bulan). Adapun jenis keju yang aman dan baik untuk bayi adalah keju Cheddar dan keju Swiss.

Baca juga : 5 Stimulisasi Untuk Bayi Yang Baru Merangkak

Tapi jika bayi Anda mempunyai penyakit eksim kronis atau alergi makanan, lebih baik bicarakan dulu dengan dokter sebelum memberi keju untuk bayi Anda. Keju walaupun bukan termasuk salah satu makanan yang sering mengakibatkan alergi, tapi tetap saja mencegah itu lebih baik. Apalagi mengingat keju tetap bisa menimbulkan alergi karena mengandung protein susu. Eksim (Eczema) atau dikenal juga sebagai dermatitis merupakan salah satu tanda adanya alergi.

Eksim ditandai dengan peradangan atau bengkak, kemerahan, dan rasa gatal pada kulit. Walaupun tidak menular, kelainan ini akan membuat rasa tidak nyaman pada bagian kulit yang terkena.

 

-mediskus-

ArabicEnglishIndonesian