Bayi Susah Tidur, Hal Penting Yang Harus Anda Ketahui

By |2017-09-27T02:12:51+00:00September 27th, 2017|blog|

Bayi susah tidur? perhatikan halpenting yang harus anda ketahui. Tidur adalah aktivitas semua makhluk hidup, termasuk manusia. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari tidur berkualitas bagi bayi. Para ahli mengatakan, tidur memberi efek yang sangat positif untuk perkembangan bayi. Yang paling penting, tidur merupakan salah satu perangsang tumbuh kembang otak bayi. Aktivitas yang satu ini mempunyai peranan penting dalam perkembangan otak bayi.

Sekitar 75% hormon pertumbuhan dikeluarkan pada saat bayi tidur. Tingginya kadar hormon ini erat hubungannya dengan kondisi fisik bayi. Hormon bertugas merangsang pertumbuhan tulang dan jaringan, serta mengatur metabolisme tubuh, termasuk otak. Hormon pertumbuhan juga memungkinkan tubuh memperbaiki dan memperbarui seluruh sel yang ada di tubuh. Proses pembaruan sel ini akan berlangsung lebih cepat ketika bayi tidur nyenyak.

Meningkatnya aliran darah ke otak selama tahap tidur REM (Rapid Eye Movement) atau tahap tidur aktif, berperan penting dalam kesehatan psikis dan aktivitas otak, sehingga mengoptimalkan tumbuh kembang otak. Menurut teori auto stimulntion, tingginya komponen tidur REM pada bayi memunjukkan stimulasi yang terjadi di otak juga berlangsung lebih maksimal. stimulasi sangat penting untuk pertumbuhan sistem susunan syaraf pusat anak.

Pada bayi dan anak-anak, kurang tidur berdampak merugikan pada perkembangan fisik dan pertumbuhannya. Tidur menjaga daya tahan tubuh anak dari gangguan infeksi. Jika kurang tidur, kadar sel darah putih dalam tubuh akan menurun, sehingga efektivitas sistem daya tahan tubuh juga menurun, anak menjadi mudah sakit, dan pertumbuhannya terganggu. Kurang tidur membuat kemampuan berpikir anak menurun (rendah). Selain itu, bayi yang kurang tidur biasanya jadi rewel, cengeng, dan sulit diatur.

Lingkungan punya peran penting dalam urusan tidur bayi. Karena tidur harus menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk anak. Jika suasana lingkungan tidak nyaman, misalnya panas atau bising, maka bayi tidak akan suka kegiatan tidur. Ciptakanlah kondisi senyaman mungkin, sehingga bayi Anda bisa tidur nyenyak dan bermimpi indah.

Baca Juga  : Tips Tidur Siang Buah Hati

Beberapa penyebab bayi susah tidur dan cara mengatasi bayi susah tidur:

Batuk

Bisa merupakan gejala dari penyakit yang dideritanya, seperti asma, alergi, atau flu. Bayi tidak akan tidur nyenyak atau bayi susah tidur jika batuk terus-menerus. Cara mengatasi supaya bayi tidur dengan nyaman: Gendong bayi dan usahakan agar posisi kepala lebih tinggi dari kaki. Beri minum (air putih hangat) agar tenggorokannya lebih nyaman.

Influenza

Penyakit ini membuat bayi pilek atau hidung tersumbat, sehingga ia jadi susah bernafas. Apalagi ia belum bisa membersihkan hidungnya sendiri. Cara mengatasi agar bayi tidur dengan nyaman:

Jika bayi anda kurang dari 3 bulan, segera ke dokter anak. Kalau umurnya di atas 3 bulan, hubungi dokter jika influensa belum mereda setelah 5 hari. Untuk sementara, Anda bisa menyedot ingusnya dengan alat penyedot ingus khusus untuk bayi (nasal aspirator), bisa diperoleh di apotik. Kalau hidungnya tersumbat, oleskan minyak atau obat oles (balsam) khusus untuk anak-anak di dadanya. Dengan menghirup uap balsam tersebut, hidung tersumbatnya akan berkurang.

Overstimulasi

Terlalu banyak memberi stimulasi yang menyenangkan hatinya, seperti mengajak main terus, akan membuat bayi susah tidur. Apalagi kalau ini dilakukan dekat waktu tidurnya. Campuran antara rasa senang, lelah, dan excited bisa membuat anak jadi susah memejamkan matanya. Cara mengatasi agar bayi tidur dengan nyenyak:

Kalau bayi anda mulai menggosok mata atau menarik-narik telinganya, ini tandanya dia sudah mengantuk. Segeralah bawa bayi ke tempat tidurnya. Tapi jika tidak mau tidur juga, coba gendong dan buailah. Putarkan musik lembut jika perlu.

Kolik

Bila bayi menangis terus, bisa jadi ia mengalami kolik. Kolik ditandai dengan tangisan berkepanjangan (lebih dari 3 jam sehari dan paling sedikit 4 hari dalam seminggu). Gejala lainnya susah didiamkan ketika menangis, wajahnya agak kemerahan, serta kakinya diangkat-angkat (ditekuk ke dadanya). Gangguan ini biasanya teriadi dalam 3 bulan pertama setelah bayi dilahirkan. Cara mengatasi supaya bayi tidur dengan nyenyak:

Begitu bayi menangis, gendong dan ayun-ayunkan bayi secara lembut agar ia menjadi tenang, nyanyikan atau putar lagu yang disenanginya. Cara lainnya, tengkurapkan (posisi tidur menghadap ke bawah) bayi Anda di atas pangkuan sambil mengusap-usap punggungnya.

Botol Susu

Banyak bayi yang tidak bisa memejamkan matanya kalau belum minum susu dari botol. Minum susu dilakukan sambil ia tidur-tiduran. Cara ini sebenarnya tidak dianjurkan. Karena bayi jadi tergantung pada botol susunya, serta enggan melepaskannya sebelum tidur terlelap. Membiasakan botol susu tetap berada di mulutnya sampai ia tertidur (Anda juga bisa lupa melepaskannya) dapat menyebabkan kerusakan gigi. Cara mengatasi supaya bayi tidur nyenyak:

Sedikit demi sedikit kurangilah jumlah susu dari botol. Pada awalnya mungkin ia akan menangis. Tapi tidak apa-apa, lama-kelamaan kebiasaan ini akan hilang dengan sendirinya.

Lapar dan Basah

Kalau tidak cukup makan atau minum, bayi mudah terbangun. Begitu juga jika ia mengompol (buang air kecil saat tidur). Bayi sampai dengan usia 6 bulan bisa mengompol sebanyak 5-6 kali dalam semalam. Cara mengatasi supaya bayi tidur nyaman:

Beri makanan dan minuman yang bisa mensukseskan kegiatan tidurnya, satu jam menjelang tidur, misalnya susu. Segera ganti popoknya yang basah (terkena ompol). Dengan begitu kualitas tidur bayi bisa meningkat.

 

Sumber : detiklife.com

ArabicEnglishIndonesian