Perlukah Membedong Bayi?

By |2018-05-11T09:31:44+00:00May 11th, 2018|blog|

Ini lho bun, kesalahan yang sering dilakuin sama bunda bunda muda. Banyak yang bilang membedong bayi sudah jadi tradisi. Sayangnya, masih banyak bayi yg dibedong terlalu kencang dengan tujuan agar kaki bayi lurus & tidak berbentuk O.

Membedong bayi itu sebenarnya bisa bikin bayi merasa aman & nyaman lho Moms, cuma tujuannya aja nih yg perlu sedikit dikoreksi.

Bayi yg dibedong ketat bisa meningkatkan risiko hip displasia (posisi tulang panggul keluar dari persendiannya).

Kaki O itu normal pada bayi karena ia menghabiskan 9 bulan meringkuk di rahim. Kaki O ini akan hilang sendiri seiring si kecil tumbuh. Jadi nggak perlu membedongnya sampai kencang sekali.

Kalaupun ada anak yg mengalami kaki O, itu bukan karena ia tidak dibedong kencang. Melainkan karena hal lain, misal penyakit blount, kekurangan gizi, rakhitis, osteoarthritis, dll.
Saat membedong bayi, hindari beberapa kesalahan, seperti:

1. Membedong bayi terlalu ketat

Membedong bayi dengan ketat mengganggu perkembangan alami bayi.  The International Hip Dysplasia Institute menyarankan, bedong harus longgar dari pinggang ke bawah, agar bayi punya ruang untuk menggerakkan kaki.

2. Membedong terlalu longgar

Bedong yg terlalu longgar bisa membuat bayi terlilit selimut, sehingga menimbulkan risiko sulit bernapas.

3. Membedong dengan posisi tangan di depan dada

Posisikan tangan bayi di  samping tubuhnya saat dibedong.

4. Membedong sepanjang hari

Bayi butuh skin to skin juga dengan orang tua karena ini bagus untuk perkembangan detak jantungnya & meningkatkan bonding antara orangtua & bayi.

5. Membedong bayi yg sudah besar

Jangan bedong bayi yg sudah bisa berguling karena tidak aman untuknya.

Lalu, Kapan bayi tidak perlu dibedong?

Pertama, Saat ia sudah bisa berguling, biasanya mulai usia 3 bulan untuk menstimulasi bayi berguling.

Kedua, Saat ia kepanasan. Kalau ia keringetan, lepas bedongnya ya Moms. Kepanasan bisa meningkatkan risiko SIDS / sindrom kematian mendadak pada bayi lho.

ArabicEnglishIndonesian