Anak susah makan atau dalam kalangan ibu-ibu milenial dikenal dengan GTM (Gerakan Tutup Mulut) merupakan PR sejuta umat bagi Bunda kece. Pasalnya, hal ini membuat ibu-ibu harus memutar otak dan berkreasi agar sikecil mau makan dan gizi tetap terpenuhi. Membuat tampilan makanan lebih berwarna, lucu dan bervariasi menjadi salah satu cara yang ditempuh. Setelah banyak berkreasipun belum tentu sikecil langsung mau makan ya kan Bund.. duh pusing banget nggak sih moms, memang menjadi ibu tidak semudah Rafathar minta es krim ke mama gigi ya Bund.

Namun masalah yang muncul tak hanya itu, yaitu tidak semua orang tua khususnya ibu memiliki waktu yang luang untuk menyiapkan makanan yang bervariatif. Sehingga Bund harus memiliki cara cerdas dan jitu dalam menyikapi anak yang sedang dalam fase GTM. Memang sama sekali tidak Bund, namun kita sebagai Bund keceh pejuang anti GTM demi keberlangsungan penerus bangsa yang gemilang ini sudah terdidik untuk tidak mudah menyerah dan tahan banting. Jadi jangan patah semangttt ya Bund.

Megetahui penyebab anak menolak makan merupakan cara paling efisien untuk menghentikan GTM. Selain itu Bund juga harus lebih bersabar (walau nangis-nangis dalam hati) ketika anak di fase GTM. Dengan begitu Bund akan bisa lebih cermat dalam mengamati setiap pergerakan anak. Sikecil melakukan GTM biasanya dikarenakan suatu hal loh Bund. Dan cara sikecil memperlihatkan tidak suka dengan sikap dan pergerakan. Dengan begitu Bund akan lebih bisa mengamati tanda-tanda yang sikecil tunjukkan.

Berikut beberapa tips menghadapi GTM (Gerakan Tutup Mulut) pada sikecil dari Nayz ya bunda, semoga bermanfaat.


1. Berikan jadwal makanan pada anak

Bund, layaknya kita.. sikecil juga harus dikenalkan waktu-waktu makan loh. Karena pada dasarnya dalam sistem pencernaan kita ada waktu biologisnya. Sehingga dengan penetapan waktu makan yang teratur membuat tubuh lebih mudah membaca alarm lapar dr perut.

2. Ciptakan suasana yang menyenangkan waktu makan
Sering nggak Bund kalau sikecil lebih lahap ketika makan bersama teman sebayanya. Kalau iya, bisa jadi ini masalah/penyebab sikecil GTM Bund. Jadi moms bisa menciptakan suasana-suasana menyenangkan lainnya.

3. Jangan berikan mainan, lebih baik Snack
Bund, penting banget loh waktu makan buat sikecil. Karena itu juga bisa melatih konsentrasi anak. Selain itu supaya anak fokus pada waktu makan dan kesempatan membuka mulut lebih banyak.

4. Sabar
Ini adalah kunci yang paling utama. Karena kalau kita memaksa atau memarahi anak hal ini akan membuat anak membenci waktu makan. Selain itu dengan bersabar kita jadi lebih tau Bund hal-hal yang disukai dan tidak disukai sikecil ketika makan.

5. Cari penyebab lain
Ini berkaitan dengan sabar tadi Bund. Kalau kita bersabar, kita bisa lebih teliti dalam mencari penyebab sikecil susah makan. Bisa karena sendok, suasana, atau ada rasa yang tidak disuka.

Nah kalau ini tips dari Nayz. Kalau tips dari Bunda apa nih ?? Yuk sharing sama-sama. Demi kemaslahatan psikis ibu-ibu di Indonesia.

Referensi : https://www.orami.co.id

Penulis : Ninda Tyas A.M, S. Gz