CEGAH BERAT BADAN DENGAN GIZI SEIMBANG

Memenuhi kebutuhan anak memang tidak bisa sembarangan. Walau berkalori tinggi, makanan seperti cokelat, minuman manis, serta makanan berlemak sangat tidak dianjurkan untuk dijadikan sumber energi utama pada anak. Perlu diingat, anak juga memiliki saluran cerna yang lebih kecil, sehingga Anda perlu menyiasati pemberian makan anak.

Pada Si Kecil dengan usia dibawah 6 bulan, maka ASI eksklusif masih menjadi pilihan sumber nutrisi utama yang dianjurkan, sedangkan untuk yang berusia diatas 6 bulan, sudah mulai dapat diperkenalkan pada beragam jenis makanan pendamping ASI (MP-ASI) untuk mulai memperkenalkannya dengan makanan padat guna melengkapi nutrisi dari ASI.

 

Baca juga : Manfaat Ayam

Si Kecil biasanya memerlukan frekuensi makan tambahan di luar waktu makan yang umum, yaitu tiga kali sehari. Tambahkan setidaknya tiga kali waktu makan ringan (camilan) dengan porsi yang lebih kecil setiap hari untuk meningkatkan asupan energi mereka. Jagalah menu makanan Si Kecil agar terdiri dari komposisi makanan berikut:

– Berikan ASI eksklusif secara teratur pada bayi Anda yang berusia dibawah 6 bulan.
– Komposisi buah dan sayuran sebanyak 5 porsi setiap hari.
– Sumber karbohidrat, seperti nasi, kentang, roti, dan pasta.
– Sumber protein, seperti kacang-kacangan, ikan, telur (dua porsi/minggu) dan daging.
– Cairan, misalnya air putih sebanyak 6-8 gelas/cangkir per hari.
– Susu formula khusus dapat diberikan sebagai pelengkap nutrisi, sesuaikan dengan anjuran dokter untuk mengejar ketinggalan berat badan Si Kecil berdasarkan usia dan status gizinya.
– Produk olahan susu, seperti keju dan yoghurt.

Ingat, jangan biarkan anak mengonsumsi makanan cepat saji hanya karena Anda ingin berat badannya bertambah. Jangan pula memberikan nutrisi tambahan selain ASI pada bayi dibawah usia 6 bulan, diluar dari anjuran dokter, mengingat saluran cernanya belum siap untuk mencerna asupan makanan dan minuman yang kompleks. Bunda harus tetap cermat memilihkan sumber gizi yang baik bagi tumbuh kembang dan juga kesehatan Si Kecil agar terhindar dari malnutrisi atau sebaliknya, obesitas.

Jika dengan berbagai upaya yang dilakukan, berat badan kurang Si Kecil masih belum tertangani, maka Bunda dianjurkan membawa Si Kecil untuk diperiksa kembali oleh dokter anak, sehingga dapat diperiksa secara seksama guna menentukan perencanaan upaya perbaikan gizi Si Kecil.

 

-alodokter.com-

2017-08-23T03:05:24+00:00
ArabicEnglishIndonesian